Jalan yang ku lalui semakin rusak....
Langkah ku semakin berat...
tapi tak mungkin aku kembali...
tak mungkin aku tutur kembali luka...
Tuhan...
Kuatkan jiwaku...
kuatkan langkahku...
berikan aku ketenangan dalam langkah ku
menuju cahaya MU.
Cari!!!
Monday, May 08, 2006
Semakin Berat
Posted by Ksatria Petir at 9:40 AM 0 comments
Sunday, April 09, 2006
Setan Itu Telah Mati
Setan telah mati ketika dosa diampunkan
Setan telah mati saat tak ada yang khilaf
Setan telah mati ketika semua menjadi putih
Setan telah mati Saat manusia lupa akan jahat
Setan telah mati ketika aku mulai melamarmu
Setan telah mati saat kau terima lamaranku
Setan telah mati ketika kau cium bibirku
Setan telah mati saat mulai ku peluk dirimu
Setan telah mati Ketika kita melenguh
Setan telah mati saat kita bersatu dalam cinta suci
Posted by Ksatria Petir at 9:34 PM 2 comments
Saturday, April 08, 2006
1965
Lalu kau teriakkan cinta
Lalu kau teriakkan marah
Lalu kau teriakkan benci
Lalu kau teriakkan...
Menjadi yang terdengar adalah jiwamu
Aku hanya menjadi yang mendengar
dan ku berikan apa yang kudengar padamu
Agar kau menjadi yang mendengar
Posted by Ksatria Petir at 8:54 PM 0 comments
Segala
Segala musnah, segala luluh
Segala pecah, segala hancur
Semua mati
semua lenyap
semua menjadi satu
tanpa harmoni
Posted by Ksatria Petir at 8:52 PM 0 comments
Aku
Aku melangkah bersama jasad mati menuju lautan terik...
Aku melangkah menuju lautan terik...
Aku melangkah...
Aku...
Posted by Ksatria Petir at 7:55 PM 1 comments
Tuesday, March 14, 2006
Senja Menjadi Kala
Adalah sesuatu cinta yang buat aku mati....
dan aku akan kembali menuju AlamMu
Demikianlah Cintaku kepada SenjaMu
Kala yang mebuatku Mati...
Posted by Ksatria Petir at 10:42 AM 0 comments
Tuesday, February 28, 2006
Menyaksikan Rizki Pradana
"Sangat penat rasanya menyaksikan Rizki Pradana berjuang melawan rasa malasnya yang sangat hebat. Bahkan di saat-saat dia harus terus berkreasi dan berkarya. entah apa yang bisa kulakukan untuk membuat rizki pradana kembali menguat rasa percaya dirinya untuk menulis dan berkarya...."
Aku masih terdiam di hadapan layar terang menyiksa mata berharap ada kata yang dapat aku ketik sebagai suatu karya...
Shit!!!!!!!
Minggu depan gue harus presentasi di depan produser Drama dari Indosiar. naskah gue harus segera selesai dan gue harus segera mendapatkan hasil dari itu semua...
Shit!!!!!!
Posted by Ksatria Petir at 8:39 PM 1 comments
Monday, November 21, 2005
Darah dan Peluh
Jelajah rasa menanjak dalam pergulatan hati....
aku senantiasa terus memandangi sakit yang mataku rasakan...
tak dapat hindari dan aku berdarah...
sampai peluhku menggantikan darah...
Kekerasan jiwa yang penuh dengki,
membuatku nampak bodoh dalam ketidakadilan.
Aku manusia yang mengharapkan keadilan yang semu, sehingga dapat kupuaskan segala birahi.
Bodoh... akan ku raih keadilan walau semu dan bau...
entah darah atau peluh yang akan membuatku tertawa terpuaskan dalam keadilan.
mati saja nampaknya cukup adil buatku...
daripada......
!
Posted by Ksatria Petir at 9:38 AM 2 comments

