Teknologi semakin maju, saat ini siapa saja bisa menjadi kameramen, sutradara, produser, aktor/aktris dan publisher sekaligus. Hebatnya, tak hanya untuk tujuan positif, seperti video blog atau documenter dan lainnya, tapi juga video porno, bahkan jumlahnya kian hari, kian bertambah. uniknya banyak pelaku yang terlihat bangga atas tersebarnya video porno yang biasanya dalam format video (.3gp)
Sampai-sampai banyak pelajar SMP maupun SMA yang kedapatan menyimpan video porno 3gp tersebut di dalam memory telepon celular milik mereka. Tak puas hanya menjadi peng-apresiasi video porno ini, beberapa pelajar tergiur untuk menjadi pemain dalam video porno yang sering di mereka lihat melalui telpon celular mereka. Ini mencerminkan sampai sejauh mana pergaulan bebas diantara para pelajar tersebut. Sebuah fenomena yang sangat menyedihkan. Di sisi lain kita tidak bisa memukul rata tingkat moralitas para pelajar tersebut. Bahwa masih banyak pelajar yang benar-benar bersih dan menjaga dirinya dari pergaulan bebas tersebut.
Untuk mencegah semakin banyaknya muncul video-video porno yang lain, tidak ada yang bisa dilakukan selain memberikan bekal dan pelajaran moral, tidak hanya pelajaran teori moral, tapi juga dengan memberi contoh, bukan melarang siswa memiliki telpon celular berkamera. Mendidik dengan hati bukan dengan imbalan nilai atau apapun, mendidik dengan kekuatan moral, bukan ancaman atau hukuman yang berlebih.
Cari!!!
Tuesday, January 27, 2009
Video Porno 3gp Pelajar SMP dan SMA
Posted by Ksatria Petir at 6:25 PM 0 comments
Labels: opini
Sunday, January 25, 2009
Obama, The New Zionist's Puppet and The Successor of Tyran
Semenjak kampanye pemilihan Presiden Amerika Serikat, Barrack Hussein Obama telah menarik perhatian berbagai macam kalangan di Amerika, bahkan seluruh dunia. Orang yang sebelumnya tidak dikenal oleh siapa-siapa, dalam sesaat menjadi bintang yang memancarkan harapan bagi Rakyat Amerika Serikat yang rindu perubahan dan bosan dengan Bush yang lebih mementingkan perang. Bagi masyarakat dunia, Obama diharapkan akan menjadi penyegaran baru dan pembawa perubahan kebijakan AS yang cenderung memihak Israel dibanding rakyat yang di jajah oleh Israel. Obama diharapkan untuk mnejadi lebih manusiawi dan dapat membuka mata hati lebih lebar dibanding dengan pendahulunya, George W. Bush, yang sudah menjadi icon perang dan icon pelanggar hak asasi manusia.
Namun siapa sangka, kalimat dan kata-kata yang diperdengarkan saat pidato kampanyenya "Yes, We can!!!", "Hopes" dan "Changes" tidak lagi dapat diperdengarkan oleh Obama dalam pidato pelantikkannya.... jargon-jargon yang telah memberikan banyak harapan kepada siapapun yang mendukungnya.
Harapan bahwa Obama akan lebih Objective memandang masalah di Irak, Afghanistan dan Konflik Israel - Palestina, ternyata meleset, dan terbukti dari statement-statement yang keluar dari Obama setelah resmi menjadi Presiden Amerika, yang tidak berimbang dan memihak Israel yang jelas-jelas menjajah Palestina.
Huh!!!
Rupanya Obama masih takut untuk bisa mengungkapkan kebenaran.....
Rupanya Obama tidak seberani yang dibayangkan saat kampanye berlangsung....
Rupanya Obama telah takluk pada lobi-lobi kaum Zionist...
dan Obama kini bukan harapan akan perubahan, karena dia tidak ubahnya Boneka yang dikendalikan oleh ISrael......
Posted by Ksatria Petir at 1:23 AM 0 comments
Sunday, November 09, 2008
new villain has born......
DOr!!! Dor!!!! Dor!!!!
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun!!!
00.15 waktu nusakambangan,
kambing hitam paman telah tewas...
sesuai seperti pesanan sang Paman yang bertopi tinggi.
sudah terlalu jauh kita dikendalikan sang Paman
saudara sendiri di eksekusi, demi sebutan pembrantas teror
padahal SAng Paman adalah otak dari segala terror,
Sang Paman yang rela mengorbankan ribuan orang rakyatnya
demi sebuah invasi besar-besaran membuang peluru
yang hampir kadaluarsa tak terpakai
Sang Paman yang menjunjung tinggi hak azasi, katanya...
telah mengkhianati bangsanya sendiri...
ribuan pemuda hilang visi masa depannya
hanya menjadi budak senjata membunuh sesama
sang paman....
yang menciptakan penjahat-penjahat baru...
yang kemudian tertawa puas melihat saudaranya sendiri mati.
03.41
untuk yang rela menanggung kesalahan orang lain
---------------------------------------------------------------
Kepada Korban Bom Bali yang merasa lega setelah eksekusi Amrozi cs, ternyata kalian tidak lebih kejam dari Amrozi(kalau benar dia pelaku Bom).
Posted by Ksatria Petir at 3:25 AM 0 comments

