Bro.. kalo ada yang demen maenan games, apalagi H Games
nih gue kasih download linknya
download
Cari!!!
Sunday, January 25, 2009
Truelove - H games
Posted by Ksatria Petir at 10:49 PM 0 comments
Labels: download
Obama, The New Zionist's Puppet and The Successor of Tyran
Semenjak kampanye pemilihan Presiden Amerika Serikat, Barrack Hussein Obama telah menarik perhatian berbagai macam kalangan di Amerika, bahkan seluruh dunia. Orang yang sebelumnya tidak dikenal oleh siapa-siapa, dalam sesaat menjadi bintang yang memancarkan harapan bagi Rakyat Amerika Serikat yang rindu perubahan dan bosan dengan Bush yang lebih mementingkan perang. Bagi masyarakat dunia, Obama diharapkan akan menjadi penyegaran baru dan pembawa perubahan kebijakan AS yang cenderung memihak Israel dibanding rakyat yang di jajah oleh Israel. Obama diharapkan untuk mnejadi lebih manusiawi dan dapat membuka mata hati lebih lebar dibanding dengan pendahulunya, George W. Bush, yang sudah menjadi icon perang dan icon pelanggar hak asasi manusia.
Namun siapa sangka, kalimat dan kata-kata yang diperdengarkan saat pidato kampanyenya "Yes, We can!!!", "Hopes" dan "Changes" tidak lagi dapat diperdengarkan oleh Obama dalam pidato pelantikkannya.... jargon-jargon yang telah memberikan banyak harapan kepada siapapun yang mendukungnya.
Harapan bahwa Obama akan lebih Objective memandang masalah di Irak, Afghanistan dan Konflik Israel - Palestina, ternyata meleset, dan terbukti dari statement-statement yang keluar dari Obama setelah resmi menjadi Presiden Amerika, yang tidak berimbang dan memihak Israel yang jelas-jelas menjajah Palestina.
Huh!!!
Rupanya Obama masih takut untuk bisa mengungkapkan kebenaran.....
Rupanya Obama tidak seberani yang dibayangkan saat kampanye berlangsung....
Rupanya Obama telah takluk pada lobi-lobi kaum Zionist...
dan Obama kini bukan harapan akan perubahan, karena dia tidak ubahnya Boneka yang dikendalikan oleh ISrael......
Posted by Ksatria Petir at 1:23 AM 0 comments
Monday, December 08, 2008
pelan...
Pelan, daun itu jatuh menikmati angin
Berhembus lembut
Menghibur yang tertiup
Lepaskan penat
Bawa jiwa
Terbang bebas
Menembus batas
Daun itu jatuh menikmati angin
Pelan.
19/08’07
Posted by Ksatria Petir at 11:42 PM 0 comments
Labels: Puisi
hakikat
Apakah aku harus marah,
untuk ungkapkan semua serapah?
Saat semua tak dapat melihatku,
Aku yang terkurung jasad
Tak nampak hakikat
10/08 ‘07
Posted by Ksatria Petir at 11:41 PM 0 comments
Labels: Puisi
Harmony II
akan aku lepaskan jasad
akan aku bebaskan jiwaku
namun aku bukanlah aku
aku adalah harmoni
jiwaku menyatu
dengan cahaya
dengan gelap
aku cahaya dalam gelap
aku bayangan dalam terang
aku bersujud kepada Yang Maha Terang
aku bersujud kepada Yang Maha Gelap
aku bersujud kepada Yang Maha Harmonis
aku Jiwa
16/08’07
Posted by Ksatria Petir at 11:40 PM 0 comments
Labels: Puisi
Harmony I
Saat aku harus kalahkan amarah
Saat aku harus batasi kesenangan
Saat aku melebur dalam keduanya
Aku tiupkan hakikat
Dalam keseimbanganku
Kepada harmoni
Sendiri di atas gelap dan terang
Kendalikan keduanya
Dalam keseimbangan
Kuasai, bukan dikuasai
Renangi, bukan tenggelam
Melayang, bukan terhempas
Aku adalah harmoni
16/7’07
Posted by Ksatria Petir at 11:39 PM 0 comments
Labels: Puisi
Sunday, November 09, 2008
malam......ini
aneh... padahal sudah satu malam kemarin gue kagak tidur, eh kok sekarang kagak tidur lagi.... huuuuhh... malam ini menatap layar komputer.........
Posted by Ksatria Petir at 4:09 AM 0 comments
Labels: diary
new villain has born......
DOr!!! Dor!!!! Dor!!!!
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun!!!
00.15 waktu nusakambangan,
kambing hitam paman telah tewas...
sesuai seperti pesanan sang Paman yang bertopi tinggi.
sudah terlalu jauh kita dikendalikan sang Paman
saudara sendiri di eksekusi, demi sebutan pembrantas teror
padahal SAng Paman adalah otak dari segala terror,
Sang Paman yang rela mengorbankan ribuan orang rakyatnya
demi sebuah invasi besar-besaran membuang peluru
yang hampir kadaluarsa tak terpakai
Sang Paman yang menjunjung tinggi hak azasi, katanya...
telah mengkhianati bangsanya sendiri...
ribuan pemuda hilang visi masa depannya
hanya menjadi budak senjata membunuh sesama
sang paman....
yang menciptakan penjahat-penjahat baru...
yang kemudian tertawa puas melihat saudaranya sendiri mati.
03.41
untuk yang rela menanggung kesalahan orang lain
---------------------------------------------------------------
Kepada Korban Bom Bali yang merasa lega setelah eksekusi Amrozi cs, ternyata kalian tidak lebih kejam dari Amrozi(kalau benar dia pelaku Bom).
Posted by Ksatria Petir at 3:25 AM 0 comments

